Sejarah Pembuatan Tembok China

Sejarah Pembuatan Tembok China

Halo readers, kalian tau tidak sih sejarah Tembok Besar China itu seperti apa? Great Walls of China atau yang biasa disebut oleh masyarakat Indonesia sebagai Tembok Besar China adalah salah satu dari 7 keajaiban dunia. Tembok raksasa buatan manusia ini berlokasi di Tiongkok dengan ukuran panjang 10.000 Li’ atau 8.851 km.

Sejarahnya pembangunan The Great Wall ini sudah termasuk ke dalam arsitektur Tiongkok untuk membatasi wilayah perkotaan dengan perumahan. Namun konon tembok raksasa ini dibuat untuk dijadikan benteng pertahanan saat berperang, batas kepemilikan lahan, dan tanda perbatasan.

Ketiga Dinasti Pembangun Tembok Raksasa China

Ada banyak sumber yang mengatakan bahwa Tembok Besar Tiongkok ini dibangun pada periode Dinasti Qin, Dinasti Han, dan Dinasti Ming. Meskipun sebagian besar juga menyatakan bahwa bagian terbesar dari tembok raksasa ini terbangun saat periode Ming. Agar info yang kami jelaskan ini lebih tersampaikan mari kita bahas satu – persatu:

Pembangun Tembok Raksasa China

Pra – Qin

Sebelum memasuki periode Dinasti Qin, konstruksi untuk tembok raksasa ini berjalan mulai tahun 722 SM – 481 SM. Yang kemudian di lanjutkan pada saat zaman negara China berperang (453 SM – 481 SM). Dimasa itu terdapat beberapa negeri yang membantu pada saat membangun tembok besar ini, antara lainnya adalah negeri Chu, Qi, Yan, Wei dan Zhao.

Dinasi Qin

Di tahun 220 SM, dengan perintah Kaisar Qin Shi Huang, Jendral Meng Tian membawa 300 ribu anak buah untuk menyambungkan tembok sebelumnya sebagai garis pertahanan. Selama 9 tahun pembangunan yang mengabiskan biaya mahal dan juga mengorbankan rakyat jelata. Sekitar jutaan jiwa para tenaga kerja pembangunan tembok tersebut, menjadi korban yang membuat negara menjadi lemah. Faktor kerja paksa ini lah yang membuat para rakyat jelata memberontak untuk menggulingkan Dinasti Qin, sehingga pembangunan tembok raksasa tersebut tidak di lanjutkan

Dinasti Han

Di Tahun 127 SM, Kaisar Han Wudi yang berkuasa periode 140 SM – 87 SM, melanjutkan pembangunan tembok china ini selama 20 tahun, dengan menambahkan panjang tembok tersebut sepanjang 1.000 km. Di periode pertama tembok ini berfungsi sebagai pelindung kawasan barat dari Bangsa Hun yang mengancam rakyat Tiongkok. Pembangunan di masa Dinasti Han ini berhenti karena kekuatan militer yang mereka miliki sudah kuat.

Dinasti Ming

Dinasti Ming yang berkuasa di tahun 1368-1644, tembok ini dilanjutkan kembali sesudah menaklukkan bangsa mongol, dengan pembuatan sepanjang 5.650 km. Di masa ini, Tembok Besar Tiongkok dibagi 9 distrik militer dengan dilengkapi bentang pertahanan dan pintu gerbang agar bisa mengawasi daerah perbatasan. Pintu gerbang Timur dinamakan Shanhaiguan dan dibagian Barat dinamakan Jiayuguan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *