Sejarah Colosseum, Arena Pertunjukkan Pertarungan Pada Masa Tiran

Seperti yang kita ketahui bahwa ada banyak sekali bangunan-bangunan bersejarah dengan ukuran fantastis yang memiliki banyak cerita didalamnya. Kali ini kita akan membahas sejarah sebuah bangunan raksasa dari Roma, Italia yang cukup seru untuk dikulik lebih rinci lagi. Mari kita bahas bangunan dari Spartan yang terkenal dengan masa kesadisan kekaisarannya!

Sejarah Pembuatan Colosseum

Colosseum memiliki catatan memiliki bangunan bersejarah yang menjadi sebagai salah satu Tujuh Keajaiban Dunia, bangungan tersebut digunakan sebagai Arena Bertanding. Awal mulanya bangunan bersejarah ini dinamakan sebagai Flavian Amphitheatre karena dibangun oleh Kaisar Vespasian dari keluarga Flavia. Arena ini dibangun ditahun 70 sebelum masehi dan selesai ditahun 82 sebelum masehi pada masa Titus, putra dari Kaisar Vespasian.

Flavian Amphitheatre ini berganti nama menjadi Colosseum yang diambil dari nama Colossus yang merupakan nama patung besar Nero. Pembangunan Colosseum ini diperkirakan menggunakan hasil uang rampokan Kuil Hindu di israel, Jerusalem. Atau untuk di era sekarang memang banyak sekali orang mendapatkan uang seperti bermain casino online terpercaya tersebut.

Acara Pertunjukkan Pertandingan di Colosseum

Coba kalian baca bagian ini dengan menggunakan imajinasi anda untuk bisa membayangkan seberapa banyak kejadian sadis disana. Dengan Stadion Arena Tanding yang dapat menampung sekitar 50.000 penonton tentunya memiliki ukuran luar biasa besarnya. Bahkan stadion ini memiliki ruangan khusus bagi para Keluarga Kaisar yang ingin beristirahat dan meletakkan hartanya untuk bertaruh.

Tiga tingkatan yang dimiliki oleh Colosseum ini digunakan untuk mengatur posisi tempat duduk yang sesuai dengan derajatnya. Tingkat pertama misalnya, tingkat tempat duduk ini digunakan khusus para senator. Namun bukan hanya senator saja yang duduk di tingkat pertama ini. Ada bangku khusus dan ruang berisitrahat milik Kaisar yang tadi sempat saya bahas di awal. Di urutan kedua tentunya bangku-bangku tersebut dipersilahkan untuk para ksatria dan Bangsawan . Sedangkan urutan ketiga diperuntukkan para penduduk yang tidak mampu.

Arena ini digunakan untuk melangsungkan sebuah pertunjukkan manusia dengan melawan hewan buas. Pertarungan antar binatang buas, pertarungan antara tahanan dan binatang buas. Adapun pertujukan dalam air dengan cara arena dipenuhi oleh air, serta pertarungan antara Gladiator dengan tahanan perang.

Tercatat selama 100 hari terdapat 9000 binatang buas yang mati, dan dalam kurun waktu 100 tahun 1000 jiwa manusia mati dikarenakan arena tersebut. Duh.. apa kalian bisa membayangkan sebuah acara dimana seorang Kaisar bertaruh atas nyawa seseorang yang dianggap sebagai hiburan? Untungnya saat ini Colosseum sudah di tutup sejak lama sehingga arena bertanding ini hanya dibuka sebagai tempat wisata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *