Landmark De Gooyer, Kincir Angin Raksasa Di Amsterdam

De Gooyer adalah kincir angin di Amsterdam yang terletak di antara Funenkade dan Zeeburgerstraat. Ini adalah pabrik kayu tertinggi di Belanda dengan ketinggian 26,6 meter. Itu terdaftar sebagai Monumen Nasional Nama-nama tersebut berasal dari sekitar 1609, ketika penggilingan itu dimiliki oleh Claes dan Jan Willemsz, dua bersaudara dari Gooiland . Ia juga dikenal sebagai “The Funenmolen”.

Saat ini De Gooyer Windmill telah ditetapkan sebagai salah satu monumen nasional Belanda, namun sayangnya bangunan kincir ini tidak bisa lagi diakses oleh pengunjung. Pengunjung hanya diizinkan untuk menikmati kincir ini dari luar. Meskipun demikian, kincir angin De Gooyer tetap menjadi salah satu tujuan wisata popular di Amsterdam. Selain itu juga tidak jauh dari lokasi tersebut terdapat akses khusus milik sbobet88 asia.

Gooyer terdiri dari fondasi batu yang diatapi badan kayu segi delapan. Pabrik ini dimiliki oleh pemerintah kota Amsterdam dan tidak terbuka untuk pengunjung. Meskipun bilahnya berfungsi, mereka tidak lagi mengoperasikan mekanisme penggilingan apa pun. Di sebelah pabrik, di bekas pemandian kota yang berasal dari tahun 1911, adalah Brouwerij ‘t IJ . Pabrik dan bangunan pemandian tidak terkait, dan pabrik tidak memenuhi fungsi tempat pembuatan bir meskipun gambar pabrik ada di logo tempat pembuatan bir.

Sejarah Landmark De Gooyer, Amsterdam

Pabrik aslinya dibangun pada abad ke-16. Setelah kehancuran dan beberapa pergerakan, pada tahun 1725 pabrik tersebut berdiri di lokasi barak Orange-Nassau saat ini . Akhirnya, pada tahun 1814 pabrik dipindahkan lagi ke lokasinya saat ini di Funenkade di atas dasar batu kincir air yang telah dibongkar pada tahun 1812. Pabrik ini adalah yang terakhir dari 26 pabrik jagung di benteng tembok Amsterdam abad ke-17. Lokasi pabrik blackjack online uang asli pada waktu itu sangat menguntungkan karena pinggiran kota memberikan angin yang cukup.

Setelah penggilingan rusak, itu dibeli pada tahun 1928 oleh kota Amsterdam seharga 3.200 gulden dan dipulihkan. Karena kurangnya daya selama Perang Dunia Kedua, pabrik tersebut berfungsi sebagai pabrik jagung untuk Amsterdam. Layarnya rusak pada 13 November 1972 saat terjadi badai. Poros atas patah dan bilahnya tertanam di Nieuwevaart yang berdekatan . Beberapa tahun kemudian bilah asli jenis Belanda kuno dipulihkan. Hingga saat ini de gooyer masih berdiri tegak menjadi landmark asal Belanda, tidak seperti shanghai tower yang tidak bertahan lama kemudian sepi pengunjung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *